Arab Hormati Reshuffle KOJAS, Pilih Jaga Persaudaraan dan Marwah Organisasi
2 min read
BANYUWULU.COM- BEKASI – Informasi mengenai reshuffle kepengurusan Komunitas Jurnalis Bekasi (KOJAS) yang beredar di kalangan rekan-rekan media mendapat tanggapan dari Wahyu Gusnanda P., yang akrab disapa Arab. Menanggapi kabar yang menyebut dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua KOJAS, Arab memilih menyampaikan sikap secara terbuka dengan mengedepankan etika organisasi, profesionalisme, serta semangat persaudaraan.
Dalam keterangannya, Senin (03/08/2026), Arab mengatakan dirinya menghormati setiap dinamika yang terjadi dalam sebuah organisasi. Menurutnya, perubahan kepengurusan merupakan bagian dari proses organisasi yang patut dihargai selama dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Saya menghormati setiap dinamika organisasi. Perubahan kepengurusan merupakan bagian dari proses yang harus dihargai. Saya memilih tetap menjaga silaturahmi dan menghormati semua pihak,”ujar Arab.
Arab mengungkapkan, selama mendapat amanah memimpin KOJAS, dirinya bersama jajaran pengurus telah berupaya membangun organisasi yang profesional, independen, serta menjadi wadah yang mampu mempererat kebersamaan di kalangan insan pers, khususnya di Kota Bekasi.
Menurutnya, berbagai program kerja dan capaian yang pernah diraih KOJAS merupakan hasil kerja sama seluruh pengurus dan anggota. Oleh karena itu, ia tidak ingin dinamika organisasi berkembang menjadi polemik yang justru mengikis semangat persatuan yang selama ini telah dibangun bersama.
Arab juga menegaskan bahwa saat ini dirinya telah tidak lagi menjabat sebagai Ketua KOJAS. Meski demikian, ia mengaku menerima kondisi tersebut dengan lapang dada dan tetap menghormati setiap proses yang menjadi bagian dari dinamika organisasi.
“Pada prinsipnya saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua KOJAS. Apa pun dinamika yang terjadi, saya menghormati proses organisasi. Saya tidak ingin persoalan ini menjadi polemik berkepanjangan karena yang terpenting adalah menjaga persaudaraan, silaturahmi, dan marwah organisasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arab berharap seluruh pihak dapat menyikapi setiap perbedaan dengan bijaksana dan mengedepankan komunikasi yang baik. Menurutnya, jabatan hanyalah amanah yang memiliki masa pengabdian, sedangkan persaudaraan dan integritas harus tetap dijaga.
“Jabatan adalah amanah yang ada masanya. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana silaturahmi tetap terjaga, komunikasi tetap baik, dan kita semua terus memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik, khususnya di Kota Bekasi,” katanya.
Arab juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota, serta rekan-rekan media yang selama ini telah berjalan bersama membangun KOJAS.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan rekan-rekan media yang telah bersama-sama membangun KOJAS. Apa pun dinamika yang terjadi, saya berharap silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Arab turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada kepengurusan KOJAS yang baru. Ia berharap kepengurusan selanjutnya mampu membawa organisasi semakin maju, solid, profesional, independen, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi insan pers dan masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan dalam mengemban amanah. Semoga KOJAS semakin maju, solid, profesional, independen, serta mampu menjadi rumah besar yang mempersatukan insan pers dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutup Arab.
Pernyataan tersebut menjadi respons Arab atas informasi mengenai reshuffle kepengurusan KOJAS yang belakangan menjadi pembicaraan di kalangan rekan-rekan media. Ia berharap seluruh insan pers tetap mengedepankan profesionalisme, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga persatuan demi memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.
(Red)
