Wahdi Mendorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Pihak Ketiga
Banyuwulu.com – Metro — Walikota Metro menyayangkan masih banyaknya pekerjaan rumah (PR) infrastruktur di pihak ketiga yang belum selesai yang dapat merugikan masyarakat karena dapat membuat banyaknya Jalan lingkungan yang rusak.
Wahdi mengatakan dalam Rapat Koordinasi (RAKOR) yang berlangsung di aula pemerintahan Kota Metro bahwa tahap penyelesaian pekerjaan infrastruktur masih ada PR.
“Tahapan penyelesaian pekerjaan infrastruktur masih cukup banyak PR Rata-rata sekarang ini untuk jalan kurang lebih sekitar 70 % ada 80 % , seperti Dokter Sutomo itu 90 % Hasanuddin 90 %dan yang paling rendah Jalan Sultan Syahrir, dan kalau yang 100% jalan kaca piring itu sudah selesai ,” ucap Wahdi , Rabu 8/11/2023.
“Maka dengan begini dapat merugikan masyarakat serta dapat merusak Jalan lingkungan.Dan itu sudah kita bahas semua dan sudah ada pendapingan dari Kejari , semuanya begitu karena kita ingin membangun Metro dengan baik,” sambungnya.
Ia juga menekankan ada beberapa hal yang menjadi catatan seperti mengidentifikasi pekerjaan yang sudah dilakukan serta apakah sudah sesuai dengan RPJMD serta visi misi yang diinginkan masyarakat .
“Dalam RAKOR agenda bulanan ini kita pertama kali mengidentifikasi pekerjaan apa yang sudah di lakukan oleh OPD masing-masing dalam hal ini kinerja nya , akuntabilitas kinerja pemerintah itu adalah OPD nya ,” ucap Wahdi.
“Serta kebijakan-kebijakan yang sudah ada apakah telah berdasarkan RPJMD dan visi misi program yang di inginkan masyarakat, termasuk yang kita sampaikan masih banyaknya pr pekerjaan infrastruktur di pihak ketiga tidak selesai ,nah ini yang tidak kita inginkan ,” tambahnya.
Dia meminta semua pekerjaan harus dilakukan dengan dengan cerdas,cermat, cepat ,respon dan dengan ilmu, iman serta ikhlas .
“Dan tentu kita inginkan yang membangun kota Metro adalah orang Metro tetapi harus bertanggung jawab Sampai suatu saat dapat menjadi temuan BPK sehingga masalah hukum akan muncul dan menghambat pembangunan di Kota Metro ,” pesan nya .
“Harusnya infrastruktur itu sudah selesai karena banyak yang harus kita jalankan maka harus kita kejar stuntingnya insya Allah di 2024 dengan bekerja bersama masyarakat ,dapat tercapai ,” tegasnya.
“Secara umum penyerapan anggaran sudah mencapai 70 sekian persen hampir 80% untuk belanja keseluruhan , dan insya Allah tercapai. Dan kalau di tahun 2022 kita belanja masuk di 5 besar tertinggi di nasional mudah-mudahan yang terealisasi hanya saja serapan agak lambat ,” tandasnya .(A,m)
