15 Juli 2026

Banyuwulu.com

Kerja Keras Berfikir Cerdas

PLN UP3 Pringsewu Dukung Keberhasilan COD PLTM Melesom II, Perkuat Kapasitas Pembangkit Energi Baru Terbarukan di Lampung

2 min read

BANYUWULU.COM- Pesisir Barat, 15 Juli 2026 – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap keberhasilan Commercial Operation Date (COD) PLTM Melesom II yang telah resmi beroperasi pada Bulan Juli 2026, sebagai bagian dari upaya PLN meningkatkan kapasitas pembangkit berbasis energi bersih serta memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung.

 

PLTM Melesom II memiliki kapasitas terpasang 2 × 1,15 megawatt (MW) atau total 2,3 MW yang memanfaatkan potensi aliran Sungai Way Melesom di Desa Bambang, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat sebagai sumber energi terbarukan. Sebelum beroperasi secara komersial, pembangkit telah melalui seluruh tahapan pengujian, sinkronisasi dengan sistem kelistrikan PLN, serta memenuhi persyaratan teknis dan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Keberhasilan pengoperasian PLTM Melesom II tidak terlepas dari sinergi antara PLN UP3 Pringsewu, PLN UID Lampung, pengembang, Lembaga Inspeksi Teknik (LIT), dan seluruh pemangku kepentingan. PLN melakukan berbagai langkah mulai dari koordinasi teknis, pengamanan sistem kelistrikan, pengujian operasi, hingga memastikan seluruh persyaratan operasi terpenuhi sehingga pembangkit dapat beroperasi secara andal dan aman.

 

Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, mengatakan bahwa keberhasilan COD PLTM Melesom II merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung percepatan pengembangan energi baru terbarukan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Lampung.

 

“Keberhasilan COD PLTM Melesom II merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung pengembangan pembangkit energi baru terbarukan. Tambahan kapasitas sebesar 2,3 MW ini akan memperkuat sistem kelistrikan, meningkatkan keandalan pasokan listrik, sekaligus menjadi kontribusi nyata PLN dalam mendukung transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060,” ujar Eka.

 

Beroperasinya PLTM Melesom II diharapkan mampu menambah pasokan energi bersih yang memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Pesisir Barat dan sekitarnya. Penambahan kapasitas pembangkit ini akan meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga stabilitas sistem, serta mendukung pelayanan listrik yang lebih andal bagi pelanggan rumah tangga, sektor usaha, fasilitas publik, hingga kawasan pariwisata yang terus berkembang di wilayah tersebut.

 

Secara lebih luas, pengoperasian PLTM Melesom II menjadi bagian dari kinerja PLN dalam meningkatkan kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan sebagaimana arah pengembangan sistem kelistrikan nasional. Penambahan pembangkit ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target bauran energi nasional, memperkuat ketahanan energi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

 

Melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, PLN akan terus mendorong percepatan pengembangan pembangkit energi baru terbarukan di Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya menyediakan pasokan listrik yang semakin andal, berkelanjutan, dan mendukung pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan