Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PDKB PLN UID Lampung Catat 4.252 MWh Pekerjaan Tanpa Padam Sepanjang 2026
2 min read
BANYUWULU.COM- Bandar Lampung, 25 September 2026 – Sebanyak 1.479 titik pemeliharaan jaringan listrik di Lampung dapat dikerjakan tanpa pemadaman sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Melalui Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mencatat saving energi mencapai 4.252 MWh dan saving jam nyala 1.289 jam, sehingga pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjaga keandalan sistem distribusi di tengah kebutuhan listrik masyarakat yang terus berkembang. Dengan metode PDKB, pemeliharaan dilakukan ketika jaringan tetap bertegangan sehingga pelanggan tidak perlu mengalami pemadaman akibat pekerjaan terencana.
Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, mengatakan pekerjaan tanpa padam tidak terlepas dari kolaborasi personel PDKB di berbagai unit. Semangat tersebut diperkuat melalui ONE PDKB — Organized Network Excellence, yang mendorong sinergi lintas unit dalam menyelesaikan pekerjaan jaringan.
“Melalui semangat ONE PDKB, setiap titik pekerjaan bukan hanya tentang pemeliharaan jaringan, tetapi tentang kebersamaan menuntaskan tantangan, menjaga listrik tetap menyala, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan terus berjalan,” ujar Sadli.
Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Sadli mengatakan semangat persatuan dan gotong royong juga tercermin dalam pola kerja PDKB. Personel dengan kompetensi khusus dapat diterjunkan secara kolaboratif lintas unit untuk mempercepat pekerjaan sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Salah satu kolaborasi tersebut terlihat dalam Bakti PDKB Tahap III Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur pada 14 – 18 September 2026. Sebanyak 70 titik pekerjaan menjadi sasaran dalam kegiatan yang melibatkan personel PLN UP3 Metro, UP3 Kotabumi, dan UP3 Tanjung Karang.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan pemeliharaan tanpa padam menjadi penting karena keandalan listrik berkaitan langsung dengan aktivitas pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi.
“Keandalan listrik merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan PLN kepada pelanggan dan kebutuhan energi listrik terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah. Melalui Bakti PDKB, pekerjaan pemeliharaan dapat tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan dalam menggunakan listrik,” ujar Anas.
Manfaat pemeliharaan tanpa padam tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. Menurutnya, keandalan kelistrikan menjadi salah satu faktor pendukung produktivitas masyarakat di daerah.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas kolaborasi dan sinergi bersama Kabupaten Lampung Timur. Bakti PDKB menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung produktivitas masyarakat Lampung Timur,” ujar Ela.
Di balik manfaat tersebut, pekerjaan PDKB memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda karena dilakukan saat jaringan tetap dalam kondisi bertegangan. Karena itu, PLN menerapkan standar keselamatan secara ketat, mulai dari kesiapan personel berkompetensi khusus, penggunaan alat pelindung diri dan peralatan sesuai standar, hingga kepatuhan terhadap prosedur kerja.
Ela juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Ia berharap kompetensi dan kolaborasi personel PDKB tetap diiringi dengan kedisiplinan dalam menjalankan standar keselamatan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman.
PLN UID Lampung akan terus mengoptimalkan kolaborasi ONE PDKB; Organized Network Excellence dengan semangat “Bersama Menuntaskan Tantangan, Menguatkan Keandalan.” Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat keandalan jaringan sekaligus mengurangi dampak pekerjaan pemeliharaan terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dunia usaha dan industri di Provinsi Lampung.
