24 Oktober 2026

Banyuwulu.com – KoPI

Kerja Keras Berfikir Cerdas

H. Syaiful Huda Dorong PKB Kota Bekasi Perkuat Konsolidasi dan Pelayanan Rakyat, Targetkan Posisi Wakil Ketua DPRD pada Pemilu 2029

4 min read

BANYUWULU.COM- Kota Bekasi, – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Jawa Barat VII (Karawang, Purwakarta, dan Bekasi), H. Syaiful Huda, M.K.P., mendorong seluruh jajaran pengurus PKB Kota Bekasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menyusun strategi kemenangan menghadapi Pemilu 2029.

 

Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara awak media di sela-sela agenda Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Kota Bekasi, pada hari Sabtu, (24/10/2026) di Hotel Amarossa,. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas kader, sekaligus merumuskan langkah strategis partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

 

Syaiful Huda menjelaskan, melalui Muskercab, jajaran pengurus akan menetapkan roadmap atau peta jalan kemenangan Pemilu 2029, termasuk target penambahan kursi legislatif dan skenario politik yang akan ditempuh untuk mewujudkannya.

 

“Di Muskercab ini teman-teman akan menetapkan roadmap kemenangan Pemilu 2029. Targetnya mau menambah berapa kursi, kemudian skenario untuk mendapatkannya seperti apa. Tetapi yang pasti, PKB ingin terus bertumbuh bersama warga Kota Bekasi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, pertumbuhan PKB tidak cukup hanya mengandalkan strategi elektoral, tetapi harus dibangun melalui kedekatan, kepedulian, dan pelayanan nyata kepada masyarakat.

 

Ia pun meminta seluruh kader dan pengurus untuk terus memperkuat lima agenda kepedulian dan pelayanan masyarakat yang selama ini telah berjalan di Kota Bekasi.

 

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Gerakan Tanggap Darurat. Melalui program tersebut, PKB Kota Bekasi menyediakan enam unit mobil siaga ambulans yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

 

Program ini diharapkan menjadi bentuk kepedulian konkret partai dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi darurat, khususnya ketika menghadapi kondisi kesehatan dan kebutuhan mendesak.

 

Selain layanan kesehatan, PKB Kota Bekasi juga terus memperkuat program bedah rumah yang dikawal langsung oleh Sudjatmiko.

 

Syaiful Huda menyebutkan, pada tahun sebelumnya sekitar 800 rumah telah berhasil direnovasi sehingga menjadi lebih layak untuk dihuni. Tahun ini, program tersebut kembali menargetkan sekitar 800 rumah.

 

Sementara pada 2027, PKB merencanakan peningkatan target menjadi kurang lebih 1.500 rumah di Kota Bekasi.

 

“Sebagian program ini berasal dari iuran pengurus. Sebagian lainnya akan kita upayakan melalui akses program-program pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun pusat,” jelasnya.

 

Ia berharap program bedah rumah dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kehadiran PKB.

 

Dalam kesempatan tersebut, Syaiful Huda juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan PKB Kota Bekasi pada Pemilu 2024 yang berhasil meningkatkan perolehan kursi legislatif dari satu kursi menjadi lima kursi.

 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan modal politik yang harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui kerja organisasi yang lebih inovatif.

 

“Kita targetkan PKB Kota Bekasi paling tidak masuk dalam jajaran pimpinan, yakni posisi Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi. Kita berharap kepengurusan baru mampu memperkuat apa yang sudah dilakukan pada 2024, sekaligus mencari langkah-langkah inovatif dan terobosan baru,” tegasnya.

 

Ia menilai, salah satu kekuatan penting PKB ke depan adalah kemampuan partai dalam membangun komunikasi dan menyerap aspirasi generasi muda.

 

Syaiful Huda menyoroti besarnya potensi pemilih muda pada Pemilu 2029. Menurutnya, komposisi pemilih dari kalangan generasi milenial dan generasi muda lainnya akan menjadi kekuatan penting dalam menentukan arah politik nasional.

 

Karena itu, PKB harus mampu menjadi bagian dari aspirasi anak muda melalui pendekatan yang relevan, terbuka, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini.

 

Ia juga menegaskan pentingnya regenerasi kepengurusan partai. Konsolidasi yang dilakukan PKB selama kurang lebih sepuluh tahun terakhir diarahkan agar struktur organisasi semakin banyak diisi generasi muda.

 

Bahkan, ia mendorong agar pengurus PAC memiliki batas usia maksimal sekitar 35 tahun, dengan semangat regenerasi yang juga diterapkan hingga tingkat ranting.

 

Lebih lanjut, ia meminta agar proses konsolidasi pembentukan pengurus ranting di seluruh kelurahan se-Kota Bekasi dapat diselesaikan hingga akhir tahun.

 

Menurutnya, kepengurusan tingkat kelurahan harus mampu merepresentasikan masyarakat dari berbagai wilayah RT sehingga PKB benar-benar memiliki akar organisasi yang kuat dan dekat dengan kehidupan warga.

 

Ia mengapresiasi langkah PKB Kota Bekasi yang telah membangun pola keterwakilan masyarakat tersebut dan meminta agar capaian itu terus dipertahankan serta ditingkatkan.

 

Program kepedulian lainnya yang akan diperkuat adalah pasar murah. Syaiful Huda menyampaikan bahwa program tersebut akan dilaksanakan secara bergilir oleh anggota legislatif PKB di daerah pemilihan masing-masing.

 

Pelaksanaannya direncanakan berbasis RW maupun kelurahan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

 

Dalam program tersebut, paket sembako dengan nilai sekitar Rp85 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp45 ribu.

 

“Kita ingin pasar murah ini berjalan secara bergilir dan berkelanjutan. Anggota dewan di masing-masing dapil akan mengambil bagian untuk melaksanakan program ini, sehingga dalam kurun waktu dua tahun ke depan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

 

Menurut Syaiful Huda, berbagai program kepedulian tersebut merupakan bagian dari komitmen PKB untuk membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat, bukan hanya ketika momentum pemilu tiba, melainkan melalui kerja nyata yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ia berharap Orientasi Politik dan Muskercab PKB Kota Bekasi mampu melahirkan kepengurusan yang semakin solid, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Dengan memperkuat konsolidasi hingga tingkat kelurahan, memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda, serta menjalankan program pelayanan sosial secara berkelanjutan, PKB optimistis dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperbesar kekuatan politiknya pada Pemilu 2029.(*/Regina)

Tinggalkan Balasan