Pemkot Metro Monitor Serta Evaluasi DAK Agar Maksimal Pembangunan
banyuwulu.com – Metro –Rapat koordinasi dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Metro tahun anggaran 2023 di Guest house Rumah Dinas walikota Metro.
Monitor serta evaluasi DAK terletak pada fisik dan non fisik dengan jumlah anggaran pada fisik di kisaran 22 milyar sekian yang itu merupakan lebih rendah dari yang di tahun 2022 yang berjumlah 33 milyar sekian serta non fisik di kisaran 49,6 milyar sekian.
Seperti halnya yang diungkapkan Walikota Metro Wahdi Sirajuddin saat di wawancara awak media bahwa evaluasi dana alokasi khusus terletak pada fisik dan non fisik .
“Hari ini kita evaluasi dana alokasi khusus fisik dan non fisik yang fisik Alhamdulillah untuk pendidikan kesehatan sudah pada proses dokumen-dokumen” ungkapnya
Dan jika selesai semua tinggal masuk di aplikasi omspan jadi kita harus cepat yang saya tekankan jangan pernah terlambat kenapa kalau terlambatnya rugi siapa masyarakat mohon kepada siapapun juga untuk mendukung proses pembangunan di Kota Metro ayo kita bersama-sama ,tambahnya.
Walikota juga mengatakan bahwa tahun ini DAK mengalami penurunan di kisaran 11 milyar dengan di banding kan dengan tahun 2022 yang lalu
“DAK fisik kita dapat 22 sekian milyar dan itu menurun turun di 2022 kurang lebih 33 jadi turun sepuluh lebih ” paparnya
Maka dengan semakin menurun kan DAK maka kita harus punya prestasi karena kita juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID ),tegas wahdi Jum’at 7/7/2023.
Dalam memperoleh prestasi wahdi juga menambahkan semua itu juga dapat melalui pendidikan dan kesehatan serta tidak terlambatnya atau harus berusaha cepat dalam menangani persoalan perbaikan jalan, jadi tentu harapan sampai di kelurahan semua berjalan dengan baik,
Mengenai infrastruktur dari total DAK yang diperoleh dalam fisik hanya mendapatkan satu untuk penanganan yaitu di Jalan Dokter Sutomo jadi yang lain untuk infrastruktur dari dana transfer dari APBD , tandasnya.(Asep)
