Sebanyak 400 Warga Datangi Karantina Lampung, Ada Bazar Murah hingga Layanan Kesehatan Gratis
2 min read
BANYUWULU.COM- Bandar Lampung – Sebanyak 400 orang mengunjungi puncak peringatan Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia yang digelar Balai Karantina Lampung, Kamis (15/10).
Berbagai layanan dibuka untuk masyarakat, mulai dari bazar pangan murah, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi dan pemeriksaan hewan, hingga donor darah.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung adalah bazar ketahanan pangan yang diikuti 14 stan. Selama kegiatan berlangsung, nilai transaksi bazar tercatat mencapai Rp28,8 juta
Bazar tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pangan sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha dan mitra untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan mengatakan, peringatan Hari Karantina tidak ingin hanya diisi dengan kegiatan seremonial.
“Bagi kami, peringatan Hari Karantina bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Donni di Bandar Lampung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, memperoleh layanan kesehatan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan hewan,” lanjutnya.
Selain bazar, Karantina Lampung bekerja sama dengan Rumah Sakit Advent membuka pemeriksaan kesehatan gratis. Sebanyak 150 orang memanfaatkan layanan tersebut.
Dari pemeriksaan itu, satu orang diketahui memiliki tekanan darah tinggi dan kemudian dirujuk ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.
Layanan pemeriksaan mata gratis juga tersedia bagi masyarakat yang hadir.
Di bidang kesehatan hewan, Karantina Lampung membuka vaksinasi serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi hewan kesayangan.
Layanan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran pemilik hewan mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah risiko penyebaran penyakit.
Kegiatan sosial juga dilakukan melalui donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 112 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Dengan total sekitar 400 pengunjung, Donni berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara Karantina dan masyarakat.
Menurut dia, tugas karantina tidak hanya berkaitan dengan pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pelindungan kesehatan hewan serta sumber daya hayati.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Karantina ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia.
Karantina Lampung berharap pelayanan publik dan kegiatan sosial tersebut dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, ketahanan pangan, dan pelindungan sumber daya hayati.
