18 April 2026

Banyuwulu.com – KoPI

Kerja Keras Berfikir Cerdas

Tim Terpadu Melakukan Operasi Yustisi Menitik Beratkan Sosialisasi dan Pencegahan

banyuwulu.com –  Metro –Tim terpadu yang sebagai koordinator nya badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) melakukan Operasi yustisi yang lebih di titik berat pada sosialisasi atau pencegahan ke beberapa tempat hiburan malam serta kos-kosan di Kota Metro.

Tim terpadu yang di dalamnya ada Pol PP ada BNN ada Polres khusus narkoba kemudian juga ada dari kodim 0411 Kota Metro ini juga merupakan tindak lanjut dari surat perintah Walikota Metro untuk melaksanakan kegiatan di dalam P4GN .

Dalam kesempatannya kepala badan Kesbangpol Rosita Tarmizi mengatakan kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari telah dikeluarkannya surat perintah Walikota Metro untuk melaksanakan kegiatan di dalam rangka P4GN pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika salah satu kegiatannya adalah bentuknya pencegahan

 

“Pencegahan itu mungkin bisa kita lakukan untuk sosialisasi penyuluhan atau pendekatan sehingga warga masyarakat paham tentang bahaya narkoba dan akibat dari menggunakan narkoba serta dari sisi pidananya “ungkapnya Selasa malam 4/7/2023

“Dan Jadi malam hari ini kita memulai melakukan kegiatan sosialisasi yang artinya tim kami di perkenalkan kepada tempat hiburan lalu pada pengurus ataupun pengelola tempat hiburan” tambahnya

Ia juga mengatakan di metro telah dibentuk tim terpadu P4GN serta salah satu kegiatannya adalah salah satu nya sosialisasi yang ke depan juga akan memprogramkan kegiatan yang berbentuk pemberantasan

“Ini terdiri dari beberapa instansi Kesbangpol sebagai koordinator di dalamnya ada Pol PP ada BNN ada Polres khusus narkoba kemudian juga ada dari kodim 0411 Kota Metro kemudian Tim Du ini untuk kegiatan nyata seperti di malam hari ini Kemudian untuk kegiatan pencegahan lainnya juga terdiri dari beberapa OPD di dalamnya ada Dinas pendidikan Dinas Kesehatan Dinas sosial maupun dinas-dinas lain yang memang berhubungan dengan P4GN “paparnya.

Rosita juga memberikan sasaran tempat hiburan malam yang sudah di tahu ketahui bersama yang artinya rentan untuk tempat peredaran ataupun penyalahgunaan narkoba di tempat-tempat hiburan mungkin ini untuk stressing bagi rumah hiburan artinya untuk mendukung program Walikota Metro yang berkeinginan meletakkan bahwa di tahun 2024 Metro itu bebas dari narkoba bersih dari narkoba (bersinar)jadi mungkin yang pertama kita sasar adalah tempat hiburan karena itu tadi tempat tempat hiburan ada tempat yang memungkinkan untuk terjadinya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika

“Dan memang Ini tahap awal supaya tidak kaget karena bila datang mau tes urine harus ada sosialisasi dulu dan yakin walaupun sedikit mungkin ada manfaat nya daripada kita berdiam diri duduk-duduk saja tidak berbuat sesuatu” kata dia

“Jadi saya yakin kalau kita akan lakukan sosialisasi kemudian mungkin suatu saat kita juga akan mengadakan operasi yang bentuknya pemberantasan Saya yakin ini akan akan berhasil untuk paling tidak menekan penyalahgunaan dari narkoba” tegasnya pula

kegiatan ini kan akan berkesinambungan sama artinya ke depan itu bakal ada upaya untuk mengetes urine di sini ada BNN dan proses hukumnya diserahkan kepada kepolisian yang merupakan beberapa instansi penegakan hukum konkretnya ke depan pemberantasan itu benar-benar akan di lakukan. Ungkapnya.

Di kesempatan yang sama kepala BNN Kota Metro Ari juga menyampaikan kegiatan malam ini memang lebih menekankan ke upaya preventif dan persuasif kepada pemilik pengelola tempat hiburan maupun rumah kos-kosan untuk bisa mendukung upaya pemkot Kota Metro dalam hal menciptakan lingkungan yang bersinar narkoba ke depannya Dan mungkin upaya hukum pun akan mungkin bisa di laksanakan

“Maka kalau memang ada yang terindikasi menyalahgunakan narkotika itu bisa kita buktikan kita dukung dengan pelaksanaan tes urine di lapangan bila didapati hasil tes urine positif tapi tidak ada barang bukti akan kita langsung rehab tetapi kalau kemudian hasil tes urine yang positif dan ada barang bukti tentu saja kita di dalam satu tim ini ada juga res narkoba Polres Metro pasti akan ada upaya hukum yang akan kita ambil”kata dia

kalau kita bicara tentang tempat-tempat yang rawan penyalahgunaan memang tempat-tempat hiburan malam itu ditenggarai tapi jangan lupa juga bahwa tempat-tempat hunian dengan privasi tinggi seperti kos-kosan apartemen kontrakan rumah sewa itu juga memungkinkan penyalahgunaan narkoba maupun edar gelap ” ujarnya.

hasil survei pun pernah menyebutkan di tahun 2019 dan tahun 2021 sekolah atau kampus pun bisa jadi merupakan tempat sebagaimana kasus yang mungkin masih baru dan kita dengar di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi didapati ada barang bukti berupa sabu di dalam kampus itu yang kita tidak ingin terjadi di kota Metro

Ke depannya sosialisasi ini insya Allah akan merata karena kita bersinergi bersama untuk sama-sama menciptakan Kota Metro sebagai Kota pendidikan di wilayah provinsi Lampung bersih dari narkoba atau bersinar. pungkasnya.(Asep)

Tinggalkan Balasan