10 Juli 2026

Banyuwulu.com

Kerja Keras Berfikir Cerdas

Dari Layar Lebar ke Kebersamaan, Babinsa Hadir Bersama Warga Lewat Nobar Piala Dunia 2026

3 min read

BANYUWULU.COM- BANDAR LAMPUNG – Euforia Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ternyata tak hanya dirasakan di negara-negara peserta. Di Kota Bandar Lampung, momen pertandingan sengit antara Perancis dan Maroko justru menjadi ajang pemersatu antara TNI dan rakyat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digagas oleh Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL.

 

Jumat dini hari (10/7) sekitar pukul 03.00 WIB, tiga lokasi di Bandar Lampung tampak dipadati warga yang antusias menyaksikan laga akbar tersebut. Tak hanya sekadar menonton, kegiatan ini menjadi momen bersejarah atau “baptisan” bagi program perdana bertajuk “Bersama Bola Gembira” —sebuah terobosan baru TNI dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui olahraga.

 

Pelaksanaan nobar menyebar di tiga titik strategis dengan total peserta mencapai 200 orang. Di Makoramil 410-04/TKT yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Serka Supriyadi memimpin kegiatan yang diikuti 35 orang. Suasana terasa hangat dengan warga yang duduk lesehan menikmati tayangan layar lebar sambil sesekali berdiskusi santai dengan Babinsa.

 

Di lokasi kedua, SKAYE CAFE Randu Resto di Jalan Kamboja No. 01, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Sertu Yusril berinteraksi dengan 15 orang pengunjung yang mayoritas anak muda. Di sini, suasana lebih modern dan santai, namun tak mengurangi esensi kebersamaan. Sertu Yusril terlihat asyik berbincang dengan para pemuda tentang strategi sepak bola sekaligus menyelipkan pesan-pesan sportivitas dan nasionalisme.

 

Lokasi terbesar dan paling meriah adalah Halaman Gedung Pariwisata PKOR Way Halim di Jalan Sumpah Pemuda, Kelurahan Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim. Dipimpin Peltu Wijianto, nobar ini diikuti 150 orang dari berbagai kalangan. Layar raksasa dan suara riuh rendah sorak penonton mewarnai malam hingga pagi hari.

 

Di sela-sela kegiatan, Peltu Wijianto yang akrab disapa Pelda Wiji menyampaikan bahwa nobar kali ini bukan sekadar tontonan biasa. Inilah pembaptisan atau peresmian program “Bersama Bola Gembira” yang digagas oleh Koramil 410-04/TKT sebagai wadah pembinaan teritorial berbasis olahraga.

 

“Kami memaknai ‘baptisan’ ini sebagai permulaan. TNI ingin hadir tidak hanya saat ada bencana atau konflik, tapi juga di saat rakyat bahagia dan bersenang-senang. Melalui bola, kami ingin menjadi bagian dari kegembiraan mereka,” ujar Peltu Wijianto di tengah riuh rendah sorak penonton yang menyaksikan gol-gol tercipta.

 

 

Di setiap titik, Babinsa tidak hanya pasif mengawasi. Mereka aktif terlibat: membantu menyiapkan layar, menyambut warga, hingga menjadi “komentator dadakan” yang menambah seru suasana. Tak sedikit warga yang memanfaatkan momen ini untuk curhat atau sekadar mengobrol santai dengan Babinsa tentang berbagai hal, mulai dari keluhan lingkungan hingga cita-cita masa depan.

 

Serka Supriyadi di Makoramil menambahkan, “Ini adalah cara kami mendekatkan diri. Saat nonton bola, semua orang sama. Tidak ada pangkat, tidak ada jabatan. Yang ada hanya semangat kebersamaan dan cinta olahraga.”

 

Warga pun menyambut hangat. Andi, pemuda 22 tahun asal Perumnas Way Halim, mengaku bangga karena Babinsa hadir di tengah mereka. “Kami merasa dilindungi dan diperhatikan. Nobar jadi lebih aman dan nyaman. Babinsa seperti abang sendiri,” tuturnya dengan senyum.

 

Keberhasilan nobar perdana ini membuat Koramil 410-04/TKT berencana menjadikan “Bersama Bola Gembira” sebagai program rutin pada setiap momen olahraga besar, tak hanya sepak bola tetapi juga bulu tangkis, voli, atau bahkan e-sport yang kini digandrungi anak muda.

 

Dandim 0410/KBL melalui pesan singkat yang disampaikan oleh Pa Jaga Kodim menyampaikan apresiasi. “Kegiatan ini membuktikan bahwa TNI mampu beradaptasi dan hadir di mana pun rakyat membutuhkan. Semoga semangat kebersamaan ini terus menyala dan menjadi perekat persatuan bangsa,” ujarnya.

Nobar Piala Dunia antara Perancis dan Maroko di Bandar Lampung bukan sekadar ajang menonton. Di balik layar lebar dan sorak-sorai, ada pesan besar: TNI hadir bukan untuk ditakuti, tapi untuk dicintai. Dan melalui “Bersama Bola Gembira”, Babinsa telah membuktikan bahwa kebersamaan bisa dimulai dari hal sederhana—duduk bersama, menonton bola, dan berbagi tawa.

Tinggalkan Balasan