Firmansyah Tegaskan Polemik Kader Tetap Berujung Sanksi Internal PAN
2 min read
Oplus_131072
BANYUWULU.COM- BANDAR LAMPUNG — DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bandar Lampung memastikan polemik yang melibatkan kadernya tetap menjadi perhatian internal partai, meskipun persoalan antarpara pihak telah diselesaikan secara kekeluargaan dan laporan kepolisian telah dicabut.
Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, mengatakan partai tetap akan memberikan teguran dan sanksi internal kepada kader yang terlibat dalam persoalan tersebut.
Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari upaya PAN menegakkan disiplin organisasi sekaligus menjaga nama baik serta kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Firmansyah menjelaskan, penyelesaian persoalan secara kekeluargaan tidak serta-merta menghilangkan tanggung jawab internal sebagai kader partai. Terlebih, polemik tersebut telah menjadi perhatian publik dan menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat.
“Walaupun masalah itu sudah terselesaikan, tapi sudah terjadi kehebohan. Dan kami secara internal akan memberikan teguran kepada pihak-pihak yang disebutkan. Kemudian pun juga akan ada sanksi yang diberikan,” ujar Firmansyah saat konferensi pers di Kantor DPD PAN Kota Bandar Lampung, Rabu (23/9/2026).
Ia menyebut, kader PAN yang terlibat dalam persoalan tersebut, yakni Edison Hadjar dan Julida Astuti, telah menyepakati serta menerima sanksi yang nantinya diputuskan dan diberikan oleh partai.
“Alhamdulillah juga para pihak sudah bersepakat untuk menerima sanksi yang diberikan oleh partai kepada rekan-rekan kader-kader kita tersebut,” katanya.
Firmansyah menegaskan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh kader PAN agar lebih berhati-hati dalam menjaga sikap dan perilaku, terutama ketika berada di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi. Sebab, kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada PAN juga harus dibarengi dengan sikap dan perilaku yang dapat menjadi teladan.
“Janji partai kita adalah akan selalu hadir bersama rakyat, bergerak cepat membantu rakyat. Maka kita pun juga harus bisa menjadi suri teladan,” ujarnya.
Firmansyah menambahkan, seluruh kader maupun pengurus PAN harus mampu menjaga diri serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
“Harus bisa menjaga diri kita dan menjadi contoh bagi masyarakat. Bagaimana masyarakat memberikan kepercayaan kepada Partai Amanat Nasional kalau kita tidak bisa memberikan teladan kepada masyarakat,” pungkasnya.(“/Ida)
