Ketua DPRD Minta Data Satelit Lampung-1 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
2 min read
BANYUWULU.COM- Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan dukungan penuh terhadap peluncuran Satelit Lampung-1 yang dijadwalkan berlangsung dari lepas pantai Shandong, China, pada Rabu 5 Agustus 2026Lampung-1 merupakan bagian dari misi
OSE Hyperspectral Twin Satellites yang dikembangkan STAR.VISION Aerospace
melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Uzcosmos Uzbekistan.
Menurut Giri, kehadiran satelit tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyediaan data yang akurat untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
“Informasi yang kami terima, satelit ini merupakan satelit pencitraan yang nantinya bisa melihat potensi pertanian, kondisi jalan yang rusak, dan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya,” kata Giri, Selasa 4 Agustus 2026
Ia menegaskan DPRD Lampung memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam memanfaatkan teknologi satelit untuk memperkuat digitalisasi data.”Intinya kami mendukung seratus persen apa yang dilakukan pemerintah terkait digitalisasi data ini,” ujarnya.
Meski demikian, Giri mengingatkan agar kerja sama dengan STAR.VISION tidak berhenti pada peluncuran satelit semata. Menurutnya, seluruh data yang dihasilkan harus dimanfaatkan secara optimal agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.Kami berharap kerja sama ini tidak mubazir. Data yang diperoleh harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, salah satu pemanfaatan penting data satelit adalah mendukung mitigasi bencana sehingga pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini dan meminimalkan risiko korban.
“Data satelit juga bisa dimanfaatkan untuk mitigasi bencana. Dengan begitu pemerintah dapat mengambil langkah lebih cepat sehingga dampak bencana, termasuk potensi korban jiwa, dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa Lampung-1 bukan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung, melainkan milik STAR.VISION Aerospace.
Namun, Pemprov Lampung bersama BRIN akan memanfaatkan teknologi serta data yang dihasilkan satelit tersebut untuk berbagai kepentingan pembangunan.
“Yang dimanfaatkan adalah data dan teknologinya. Data citra satelit yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI) akan digunakan untuk mendukung sektor pertanian, irigasi, perikanan, kelautan, pembangunan jalan, hingga infrastruktur gedung dan mitigasi bencana,” jelasnya.Marindo mengatakan, manfaat teknologi tersebut tidak hanya dirasakan Pemerintah Provinsi Lampung, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota, petani, nelayan, hingga masyarakat luas.
