Ketua DPW PERHIPTANI DIY Bahas Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan di TVRI Yogyakarta
2 min read
BANYUWULU.COM- Yogyakarta – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ir. Asikin Chalifah, hadir sebagai narasumber dalam program Jogja Jelang Siang yang disiarkan langsung TVRI Yogyakarta pada Senin (27/7/2026) pukul 10.00–11.00 WIB.
Dalam sesi Bincang Jelang Siang, Ir. Asikin Chalifah mengangkat tema “Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan”, sebuah isu yang menjadi perhatian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia.
Selain menjabat sebagai Ketua DPW PERHIPTANI DIY, Ir. Asikin Chalifah juga dikenal sebagai Ketua UMKM DPW PERHIPTANI serta Ketua ASPRINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) wilayah Yogyakarta, yang aktif mendorong pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Asikin menekankan bahwa mutu dan keamanan pangan harus menjadi perhatian seluruh pihak, mulai dari proses budidaya, pengolahan, distribusi hingga sampai ke tangan konsumen. Menurutnya, penerapan standar keamanan pangan tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk lokal.
Program Jogja Jelang Siang dipandu oleh Ferry Anggara dan menghadirkan dua segmen utama. Selain Bincang Jelang Siang, terdapat segmen Daerah Menyapa yang menghadirkan Budi Santosa, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, dengan tema “Perizinan Lebih Mudah Lewat Layanan Konsultasi”.
Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas pangan sekaligus memberikan informasi terkait kemudahan layanan perizinan bagi pelaku usaha di Kota Yogyakarta.
Melalui tayangan yang disiarkan langsung oleh TVRI Yogyakarta, masyarakat memperoleh wawasan mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan pelaku usaha dalam membangun sistem pangan yang aman, berkualitas, serta mendukung pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah. (Red)
